Selasa, 20 Mei 2008

Wanita Ihram Bersama Suaminya Dalam Keadaan Haid danTatkala Ia Telah Suci, Ia Umrah Sendirian

Kumpulan Artikel Islami

Wanita Ihram Bersama Suaminya Dalam Keadaan Haid danTatkala Ia Telah Suci, Ia Umrah Sendirian

>> Pertanyaan :

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya: Seorang wanita sedanghaid berihram bersama suaminya, dan setelah suci wanita tersebutmelakukan umrah sendirian dan sehabis umrah darahpun keluar lagi,apakah harus mengulangi umrah lagi Dan apakah dia berdosa masuk kehalaman masjidil Haram tatkala sedang haid?

>> Jawaban :

Boleh bagi wanita berihram dalam keadaan haid sebab tatkala Asma'binti Umais berada di Dzil Hulaifah bertanya kepada Rasulullah: WahaiRasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam saya sedang nifas .Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam menjawab: Mandi danbalutlah dengan kain lalu berihramlah. Dan dia melakukan Ihram secarabenar. Dan boleh seorang wanita melakukan umrah sendiri tanpa disertaimahrom, sebab masih berada di dalam kota. Akan tetapi keluar darahhaid kembali membuat permasalahan baru. Jika wanita tersebut yakinbahwa benar-benar telah suci, maka dia berarti melakukan umrah secarasah. Apabila wanita tersebut ragu-ragu, maka lebih baik mengulangiumrah. Ini bukan berarti harus kembali lagi ke miqat, tetapi cukupmengulangi thawaf, sa'i dan menggunting rambut saja.

Artikel Wanita Ihram Bersama Suaminya Dalam Keadaan Haid danTatkala Ia Telah Suci, Ia Umrah Sendirian diambil dari http://www.asofwah.or.id
Wanita Ihram Bersama Suaminya Dalam Keadaan Haid danTatkala Ia Telah Suci, Ia Umrah Sendirian.

Tidak ada komentar: