Selasa, 27 Mei 2008

Sihir Termasuk Perbuatan Syetan

Kumpulan Artikel Islami

Sihir Termasuk Perbuatan Syetan Allah berfirman : Dan setelah datang kepada merekaseorang rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa [kitab] yang adapada mereka, sebagian dari orang-orang yang diberi kitab [Taurat]melemparkan kitab Allah ke belakang [punggung]nya seolah-olah merekatidak mengetahui [bahwa itu adalah kitab Allah]. [QS. 2:101]

Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masakerajaan Sulaiman [dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itumengerjakan sihir], padahal Sulaiman tidak kafir [mengerjakan sihir],hanya syaitan-syaitan itulah yang kafir [mengerjakan sihir]. Merekmengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada duaorang malaikat di negeri Babil yaiu Harut dan Marut, sedang keduanyatidak mengajarkan [sesuatu] kepada seorangpun sebelummengatakan: Sesungguhnya kami hanya cobaan [bagimu], sebab itujanganlah kamu kafir . Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat ituapa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang [suami]dengan isterinya. Dan mereka itu [ahli sihir] tidak memberi mudharatdengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan ijin Allah. Danmereka mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepadanya dan tidakmemberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya [kitab Allah] dengan sihir itu, tiadalah baginyakeuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjualdirinya sendiri dengan sihir, kalau mereka mengetahui. [QS. 2:102]

Sesungguhnya kalau mereka beriman dan bertaqwa, [niscaya mereka akanmendapat pahala], dan sesungguhnya pahala dari sisi Allah adalah lebihbaik, kalau mereka mengetahui. [QS. 2:103]

Ketika Muhamad shallallahu 'alaihi wasallam datang dan membenarkankitab Taurat yang ada pada orang-orang Yahudi, mereka mendustakannya.Mereka membuang Al-Qur'an dan Taurat di belakang punggung mereka, danmereka sama sekali tidak mengamalkan kedua kitab itu. Orang-orangYahudi mengikuti apa yang dikatakan oleh setan-setan dan setan-setanitu mengatakan bahwa sihir berasal dari Sulaiman 'alaihissalam,padahal kenyataannya setan-setan itulah yang mengeluarkan sihir.Mereka beranggapan bahwa Nabi sulaiman 'alaihissallam menggunakan ilmusihir. Dan -masih menurut anggapannya- dengan ilmu sihir itu pula NabiSulaiman 'alaihissalam membangun kerajaan yang agung. Maka Allahmembuat pernyaataan bahwa mereka berdusta dan sesungguhnya Sulaiman 'alaihissalamberlepas diri dari sihir yang di dalamnya terdapat kekufuran danmadharat.

Sihir dan kekufuran melekat pada setan-setan yang mengajarkan sihiritu kepada orang-orang Yahudi, dan sihir itu tidaklah diturunkan olehAllah kepada kedua malaikat-Nya, Harut dan Marut.

Al-Alusi dalam menafsirkan kalimat dan apa yang diturunkan kepadakedua malaikat pada ayat di atas, mengatakan : Kalimat inidisambungkan oleh huruf wa dengan kata sebelumnya yaitu sihir.Faidah kata sambung wa di sini adalah untuk menyatakan bahwa merekamengetahui mana yang sihir dan mana yang diturunkan sebagai batu ujian.

Mencela mereka karena melanggar larangan ini memberikan dua macampengertian : pertama, seolah-olah dikatakan kepada mereka : Ikutilalh sihir yang bisa dipelajari lewat buku-buku yang dikarang danjuga lewat lain-lainnya. Kedua, bahwa malaikat ini juga diturunkanuntuk mengajarkan sihir sebagai ujian dari Allah untuk manusia. Karenaitu barangsiapa yang mempelajarinya kemudian mempraktekkannya maka iakufur. Barang siapa mengetahuinya [ ilmu sihir ] tetapi ia dapatmenahan diri dari mempraktekkkannya, maka ia tetap berada dalam iman.Semuanya diserahkan pada Allah. Dia hendak menguji hamba-hamba-Nyasebagaimana ia pernah menguji kaum Luth dengan peristiwa sungai.,peristiwa ini untuk membedakan antara sihir dengan mu'jizat, olehkarena saat itu banyak dilakukan praktek sihir. Tukang sihir seringmempertontonkan hal-hal yang aneh. Akibatnya, terjadi keragu-raguandalam diri umat terhadap kenabian Nabi Luth shallallahu 'alaihiwasallam. Maka Allah mengutus dua malaikat untuk mengajarkan ilmu-ilmusihir sehingga bisa dibedakan antara mu'jizat dan sihir. [ dari bukuruhul ma'ani, Al-Alusi : I/30. ]

Jika ada orang yang menyanggah pendatap saya denganmengatakan-misalnya- : bagaimana mungkin malaikat Allah dibolehkanmengajarkan manusia sesuatu yang bisa menceraikan seorang suami denganpasangannya . maka jawaban saya sebagai berikut : Sesungguhnya Allahtelah memberikatahukan kepada hamba-Nya mengenai segala hal yang Iaperintahkan dan segala hal yang Ia larang. Sihir termasuk suatupekerjaan yang terlarang bagi para hamba-Nya. Karena itu bukan halyang ganjil jika Allah mengajarkan pada dua malaikat- Harut dan Marut-ilmu sihir, dan mereka mengajarkannya kembali kepada manusia. Hal itudimaksudkan sebagai ujian bagi hamba-hamba-Nya, agar bisa diketahuisiapa orang yang beriman dan siapa yang kufur. Orang yang berimanadalah orang yang tidak belajar sihir dari kedua malaikat itu,sedangakan orang yang kfur adalah orang yang mempelajari sihir danmempraktekkannya, untuk itu mereka mendapat penghinaan dan celaan dariAllah Subhanahu wa Ta'aala.[ Tafsir Ath-Tabari, II/426 ].

Perlu saya tegaskan bahwa penafsiran At-Thabari inilah yang mu'tamad [dapat dijadikan pegangan ] dan inilah makna zhahir yang dimaksud dalamal-Qur'an.

Beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari ayat di atas :

Berpaling dari kitab dan sunnah akan mengakibatkan adanyakejahatan, kerusakan, kezaliman dan sihir.

Tukang sihir adalah kafir. Haram mempelajari sihir dan harampula mempraktekkannya.

Sihir itu mempunyai berbagai madharat [ bahaya ]. Sihir bisaditolak dengan membaca mu'awwidzatain [ surat Al-Falaq dan surat An-Nas] dan berdo'a kepada Allah.

Diharamkan membenarkan dukun, tukang sihir dan tukan ramal. NabiShallallahu 'alaihi wasallam bersabda :

Barang siapa mendatangi dukun dan tukang ramal, lalu membenarakannya,maka ia benar-benar telah kafir terhadapa apa yang diturunkan kepadaMuhammad shallallahu 'alaihi wasallam [ Al-Qur'an ]. Hadits shahihdiriwayatkan oleh Imam Ahmad ].

Dalam hadits lain : Barang siapa mendatangi tukang ramal, lalu iamenanyakan sesuatu kepadanya, maka shalatnya tidak akan diterimaselama empat puluh hari. HR. Muslim.

Dukun dan tukang ramal. Keduanya mengaku memiliki ilmu ghaib yangsebenarnya pengakuan itu dusta belaka, karena tidak ada yangmengetahui ghaib kecuali Allah.

Pintu taubat selalu terbuak bagi siapapun termasuk tukang sihirdan lainnya mekipun sebulumnya ia kafir.

Cobaan dari Allah untuk hamba-hambanya berbentuk kebaikan dankeburukan agar bisa diketahui siapa yang bermaksiat dan siapa yangtaat. Allah berfirman :

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamudengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan[yang ssebenar-benarnya].Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. [QS. 21:35]

[ dari buku : kaifa nafhamu al-Qur'an Syaikh Muhammad binJamil Zainu,

edisi Indonesia hal : 209 ]

Artikel Sihir Termasuk Perbuatan Syetan diambil dari http://www.asofwah.or.id
Sihir Termasuk Perbuatan Syetan.

Tidak ada komentar: