Senin, 23 Juni 2008

Batalkah Wudhu Seorang Ibu Yang Membersihkan Najis Bayinya

Kumpulan Artikel Islami

Batalkah Wudhu Seorang Ibu Yang Membersihkan Najis Bayinya Batalkah Wudhu Seorang Ibu Yang Membersihkan Najis Bayinya

Kategori Wanita - Thaharah

Rabu, 28 Januari 2004 10:13:54 WIBBATALKAH WUDHU SEORANG IBU YANG MEMBERSIHKAN NAJIS BAYINYAOlehSyaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Asy-SyaikhPertanyaanSyaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Asy-Syaikh ditanya : Seorang wanita telah berwudhu untuk melakukan shalat, kemudian bayinya buang air besar atau buang air kecil sehingga perlu dibersihkan, lalu wanita itu membasuh dan membersihkan bayi itu dari najis, apakah hal ini membatalkan wudhunya JawabanJika wanita itu menyentuh kemaluan atau dubur bayinya itu maka dengan demikian wudhunya itu batal, jika tidak menyentuh satu diantara dua tempat keluar kotoran itu maka wudhunya itu tidak batal kalau hanya sekedar membasuh kotorannya, bahkan sekalipun ia langsung membersihkan najis itu dengan tangannya, walaupun demikian hendaknya ia memperhatikan kesucian tangannya setelah itu dan selalu waspada jangan sampai najis mengenai badannya serta pakainnya.[Fatawa wa Wasa'il Asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim, 2/75][Disalin dari buku Al-Fatawa Al-Jami'ah Lil Mar'atil Muslimah, edisi IndonesiaFatwa-Fatwa Tentang Wanita, penysusun Amin bin Yahya Al-Wazan, terbitan Darul Haq hal. 14, penerjemah Amir Hamzah Fakhruddin]

Sumber : http://almanhaj.or.id/index.phpaction=more&article_id=94&bagian=0


Artikel Batalkah Wudhu Seorang Ibu Yang Membersihkan Najis Bayinya diambil dari http://www.asofwah.or.id
Batalkah Wudhu Seorang Ibu Yang Membersihkan Najis Bayinya.

Tidak ada komentar: