Sabtu, 31 Mei 2008

Syaikh Bakr Abu Zaid –Hafizhahullah-

Kumpulan Artikel Islami

Syaikh Bakr Abu Zaid â€"Hafizhahullah- Berikut sekilas tentang biografi Syaikh Bakr AbuZaid, semoga bermanfa’at.

Nasabnya

Beliau adalah Bakr bin ‘Abdullah, Abu Zaid bin Muhammad bin ‘Abdullahbin Bakr bin ‘Utsman bin Yahya bin Ghaihab bin Muhammad. Silsilah iniberhenti hingga Bani Zaid teratas, yaitu Zaid bin Suwaid bin Zaid binSuwaid bin Zaid bin Haram bin Suwaid bin Zaid, al-Qudlaa’i, darikabilah Bani Zaid al-Qudlaa’iyyah yang tersohor di kawasan al-Wasymdan dataran tinggi Nejd. Di sanalah Syaikh Bakr Abu Zaid dilahirkan,yaitu pada tahun 1365 H.

Kehidupan Ilmiahnya

Di tempat kelahirannya, ia belajar di sekolah biasa hingga kelas duaibtidaiyah, kemudian pindah ke Riyadh tahun 1375 H di mana iamelanjutkan ibtidaiyahnya di sana, kemudian meneruskan ke Ma’had‘Ilmi, kemudian fakultas syari’ah hingga wisuda pada tahun 1387/1388H.

Pada tahun 1384 H, ia pindah ke Madinah Munawwarah dan bekerja sebagaikepala Perpustakaan umum, Universitas Islam [al-Jaami’ah al-Islaamiyyah].

Di samping sekolah reguler, ia rajin mengikuti beberapa halaqah [pengajiansorogan] para syaikh di Riyadl, Mekkah dan Madinah.

Di Riyadl, ia belajar ilmu tentang Miiqaat [manasik haji]kepada syaikh al-Qadli, Shalih bin Muthlaq dan kitab lainnya. Ia jugabelajar fiqih kepada syaikh al-Hijawy dengan menggunakan kitab Zaadal-Mustaqni’, tetapi hanya pada bab tentang Buyuu’ [jualbeli].

Di Mekkah, ia belajar kepada samahatusy syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin‘Abdullah bin Baz [mantan Mufti Kerajaan Arab Saudi] , yaitu kitab al-Hijjahdari kitab al-Muntaqa karya al-Majd bin Ibn Taimiyyah, tepatnya padamusim haji tahun 1385 H di Masjid Haram.

Di Masjid Haram juga, ia mendapatkan Ijaazah dari beberapasyaikh, di antaranya Syaikh Sulaiman bin ‘Abdurrahman bin Hamdan yangmengizinkannya secara tertulis melalui tulisan tangannya untukmeriwayatkan seluruh kitab hadits dan juga Ijaazah mengenai

Mudd Nabawi.

Sedangkan di Madinah Munawwarah, ia juga belajar kepada samahatusysyaikh Ibn Baz, yaitu kitab Fath al-Baary dan Buluugh al-Maraamserta beberapa risalah dalam masalah fiqih, tauhid, hadits di kediamanSyaikh Ibn Baz. Ia ‘nyantri’ dengan syaikh Ibn Baz selama sekitar duatahunan, lalu Syaikh Ibn Baz pun memberikan Ijaazah kepadanya.

Ia juga ‘nyantri’ dengan syaikh Muhammad al-Amin asy-Syinqithi selama10 tahun sejak pindah ke Madinah Munawwarah hingga wafatnya syaikh[guru] nya itu pada musim haji tahun 1393 H.

Ia membaca pada gurunya itu kitab tafsir “Adlwaa` al-Bayaan [karyamonumental Syaikh Muhammad al-Amin asy-Syanqithi] dan risalahnya

“Aadaab al-Bahts Wa al-Munaazharah”. Ia pun tidak menyia-nyiakankesempatan untuk belajar ilmu tentang nasab di mana ini hanyadilakukannya sendiri, tidak murid-murid yang lain. Ia juga membacakankepadanya kitab al-Qashd wa al-Umam karya Ibnn ‘Abd al-Barr,juga membacakan beberapa risalah. Tidak lupa ia menggunakan kesempatanuntuk berdiskusi dan menimba hal-hal yang bermanfa’at.

Ia memiliki sekitar 20-an Ijaazah dari para ulama al-Haramain,Maroko, Syam, India, Afrika dan lain-lain.

Pada tahun 1399/1400 H, ia belajar tentang peradilan di Ma’had ‘Aly,selanjutnya, ia berhasil menggondol gelar Magister. Dan pada tahun1403, ia pun meraih gelar doktor.

Aktifitas Dan Jabatan Yang Pernah Dipegang

Ppada tahun 87/88 H, setamatnya dari fakultas Syari’at, ia diangkatsebagai Qadli [Hakim] di Madinah Munawwarah berdasarkan SK raja danberlanjut hingga tahun 1400 H.

Pada tahun 1390 H, ia diangkat menjadi pengajar di Masjid Nabawi danberlanjut hingga tahun 1400 H.

Pada tahun 1391 H, keluar pula SK raja berkenaan denganpengangkatannya sebagai imam dan khatib untuk Masjid Nabawi danberlanjut hingga awal tahun 1396 H.

Pada tahun 1400 H, ia ditunjuk sebagai wakil umum kementeriankehakiman dan ini berdasarkan surat penunjukkan oleh dewan menteri.Jabatan ini berlanjut hingga akhir tahun 1412 H. ketika itu, keluar SKpengangkatannya sebagai anggota lajnah fatwa dan Hai`ah Kibaar al-‘Ulama’[Forum Ulama Besar].

Pada tahun 1405 H, kembali keluar SK raja untuk penunjukannya sebagaiperwakilan kerajaan Arab Saudi pada Lembaga Kajian Fiqih IslamInternasional [ Mujamma’ al-Fiqh al-Islamy ad-Duwaly] yangmenginduk pada OKI di mana kemudian ia dinobatkan sebagai ketuanya.

Pada tahun 1406 H, ia ditunjuk sebagai anggota Mujamma’ dan disinilah ia benyak ikut terlibat dalam berbagai kepanitiaan danseminar-seminar baik di dalam mau pun di luar kerajaan Arab Saudi. Disamping itu, ia juga mengajar materi peradilan di Ma’had ‘Ali danmenjadi dosen pada pascasarjana fakultas Syari’ah, di Riyadl.

Karya-Karyanya

Karya beliau banyak sekai mencapai 66 buah buku dalam berbagaidisiplin ilmu, di antaranya:

1. Fiqh al-Qadlaaya al-Mu’aashirah [Fiqh an-Nawaazil], terdiridari 3 jilid dan mencakup 15 permasalahan fiqih kontemporer dalambentuk risalah, di antaranya:

a. Risalah at-Taqniin Wa al-Ilzaam

b. Risalah al-Muwaadla’ah Fii al-Ishthilaah

c. Risalah Thifl al-Anaabiib

d. Risalah at-Ta’miin

e. Risalah at-Tamtsil

2. at-Taqriib Li ‘Uluum Ibn al-Qayyim

3. Ikhtiyaaraat Ibn Taimiyyah karya al-Burhan Ibn al-Qayyim [tahqiq]

4. Mu’jam al-Manaahi al-Lafzhiyyah

5. Laa Jadiid Fii Ahkaam ash-Shalaah

6. at-Ta’aalum

7. Hilyah Thaalib al-‘Ilm

8. Adab al-Haatif

9. at-Ta’shiil Li Ushuul at-Takhriij Wa Qawaa’id al-Jarh Wa at-Ta’diil

[3 jilid]

10. Mashu al-Wajh Bi al-Yadain Ba’da Raf’ihima Bi ad-Du’aa`

11. Ziyaarah an-Nisaa` Li al-Qubuur

12. Dla’f Hadiits al-‘Ajn

13. an-Nazhaa`ir

14. ar-Radd ‘Ala al-Mukhaalif

15. at-Tahdziir Mn Mukhtasharaat ash-Shaabuuny Fi at-Tafsiir

16. Du’aa` al-QunUUt

17. Nazhariyyah al-Khalth Bayna al-Islaam Wa Ghairihi Min al-Adyaan[sudah diterjemahkan dengan judul Propaganda Sesat Penyatuan Agama,penerbit Darul Haq]

18. Madiinah an-Nabiyy; Ra`yul ‘Ain

Dan banyak lagi buku-buku yang lain, semoga Allah menganugerahkanpahala kepada Syaikh Bakr, menambah keutamaannya, menjadikan ilmunyabermanfa’t bagi umat Islam, menjaganya dan memberkahinya. Amiin

[SUMBER: Sebuah situs Islam , melalui situs www.google.com ]

Artikel Syaikh Bakr Abu Zaid â€"Hafizhahullah- diambil dari http://www.asofwah.or.id
Syaikh Bakr Abu Zaid â€"Hafizhahullah-.

Tidak ada komentar: