Sabtu, 17 Mei 2008

Perhitungannya Pada Hari Perhitungan

Kumpulan Artikel Islami

Perhitungannya Pada Hari Perhitungan Ada seorang awam yang hidupnya hanya untuk mencarikenikmatan duniawi dan uang dan sama sekali mengabaikan kehidupanakhirat. Dia bekerja sebagai petugas penjualan karcis di salah satustasiun milik perusahaan transportasi.

Suatu ketika, datang seorang pemuda aktifis dakwah membeli karcis,setelah memberikan karcisnya, tukang karcis itu berkata kepadanya,

”Ongkosnya.”

Secara bercanda, si pemuda itu menjawab, “Nanti saja, perhitungannyapada Hari Perhitungan.!”

Lalu pemuda itu membayar ongkosnya.

Peristiwa itupun berlalu sekian bulan. Pada suatu hari, saat si pemudaaktifis itu shalat di salah satu masjid, tiba-tiba tukang karcis yangsudah dalam penampilan berbeda; berjenggot tebal dan tampak dariwajahnya tanda-tanda orang bertaqwa dan shalih menyongsongnya sambilmencium jidatnya seraya berkata,

“Masih ingatkah kamu denganku.”

Si pemuda itu dengan nada minta ma’af menjawab, “Sungguh, saya tidakingat lagi.”

Si tukang karcis itu berkata lagi kepadanya,

“Aku adalah si penjual karcis yang sempat tidak ingin memberikankarcis padamu gara-gara ucapanmu, ‘Nanti saja, perhitungannya padaHari Perhitungan’ itu. Sungguh, ucapanmu itu begitu membekas danmembuat jiwaku tersentak sehingga aku banyak berfikir tentang hariyang demikian agung itu. Itulah yang kemudian menggiringku mendapatkanhidayah. Sudah ke berapa tempat aku mencarimu hingga akhirnya akumenjumpaimu di sini.”

Akhirnya, pemuda itu mengucapkan selamat atas hidayah yang telahdiraihnya dan keduanya kemudian menjadi dua bersaudara di jalan Allah.

[SUMBER: Qashash Wa Mawâqif Dzât ‘Ibar karya ‘Adil bin Muhammad‘Al ‘Abdul ‘Aliy, h.9 sebagai yang dinukilnya dari buku Ta`ammulâtBa’da Shalâh al-Fajr karya ‘Abdul Hamîd al-Bilâliy, h.134]

Artikel Perhitungannya Pada Hari Perhitungan diambil dari http://www.asofwah.or.id
Perhitungannya Pada Hari Perhitungan.

Tidak ada komentar: