Kamis, 29 Mei 2008

Makna Ibadah

Kumpulan Artikel Islami

Makna Ibadah

>> Pertanyaan :

Tapi, adakah pengertian ibadah yang dapat kami ketahui, dan apakah adapengertian umum dan pengertian khusus-nya?

>> Jawaban :

Ya, pengertian umumnya adalah seperti yang saya sebutkan tadi, yaitutunduk dan patuh kepada Allah U karena kecintaan dan pengagungandengan melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhilarangan-larangan-Nya sesuai dengan tuntunan yang ditetap-kan dalamsyariat-syariat-Nya. Itulah pengertian umumnya.

Adapun pengertian khususnya atau detailnya, Syaikhul Islam IbnuTaimiyah telah menyebutkan, Sebutan yang mencakup setiap yangdicintai Allah dan diridhai-Nya yang berupa perkataan dan per-buatan,baik yang batin maupun yang lahir, seperti takut, tawakkal, shalat,zakat, puasa dan lain-lain yang termasuk syariat Islam.

Jika yang Anda maksud dengan pengertian khusus dan penger-tian umumadalah sebagaimana yang disebutkan oleh sebagian ulama, bahwa ibadahterdiri atas ibadah kauniyah dan ibadah syariyah, pengertiannyaadalah, bahwa manusia tunduk kepada Allah I dengan ketundukan karenapenciptaan [kauniyah] dan tunduk karena syariat. Jadi, ibadahkauniyah adalah yang umum, mencakup yang mukmin dan yang kafir, yangbaik dan yang jahat, hal ini berdasarkan firman Allah Ta'ala:

Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datangkepada Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba. [Maryam: 93].

Dengan demikian, segala sesuatu yang ada di langit dan di bumidiciptakan dalam kondisi tunduk kepada Allah Ta'ala, tidak mungkinmenye-lisihi Allah atau menentang apa yang dikehendaki Allah Ta'aladengan kehendak kauniyah-Nya [ciptaan-Nya].

Adapun ibadah khusus, yaitu ibadah syariyah, adalah tunduk kepadaAllah Ta'ala secara syariat, dan ini yang khusus bagi orang-orangyang beriman kepada Allah Ta'ala, yaitu mereka yang melaksanakansegala perintah-Nya. Kemudian dari itu, ada lagi yang lebih khususdari itu, yaitu yang berada pada derajat yang lebih atas.

Yang lebih khusus ini adalah seperti ibadahnya para rasul alaihimusshalatu was salam, sebagaimana diisyaratkan Allah dalam firman-Nya:

Mahasuci Allah yang telah menurunkan Al-Furqan [yaitu Al-Qur'an]kepada hamba-Nya. [Al-Furqan: 1].

Dan jika kamu [tetap] dalam keraguan tentang Al-Qur'an yang Kamiwahyukan kepada hamba Kami [Muhammad] ... [Al-Baqarah: 23].

Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishak dan Ya'qub ... [Shad:45].

Dan ayat-ayat lainnya yang membahas tentang kehambaan para rasulalaihimus shalatu was salam.

Artikel Makna Ibadah diambil dari http://www.asofwah.or.id
Makna Ibadah.

Tidak ada komentar: