Kamis, 19 Juni 2008

Mengkafirkan Kaum Yahudi Dan Nashrani 2/2

Kumpulan Artikel Islami

Mengkafirkan Kaum Yahudi Dan Nashrani 2/2 Mengkafirkan Kaum Yahudi Dan Nashrani 2/2

Kategori Fokus Utama

Minggu, 6 Nopember 2005 05:56:33 WIBMENGKAFIRKAN KAUM YAHUDI DAN NASHRANIOlehSyaikh Muhammad bin Shalih Al-UtsaiminBagian Terakhir dari Dua Tulisan [2/2]Kepada penceramah ini saya [Syaikh Utsaimin] serukan agar bertobat kepada Rabbnya dari perkatan-nya yang sangat menyimpang itu. Hendaknya ia mengumumkan dengan terbuka bahwa kaum Yahudi dan Nasrani adalah kafir, mereka termasuk golongan penghuni nereka. Mereka harus mengikuti Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam, karena nama beliau [Shalallahu alaihi wa sallam] telah termaktub didalam kitab taurat mereka. Allah berfirman:"Artinya : [Yaitu] orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang [namanya] mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya [Al Qur'an], mereka itulah orang-orang yang beruntung"[ Al A’raaf:157]Hal itu merupakan kabar gembira ‘Isa bin Maryam. Isa bin Maryam berkata sebagaimana Allah kisahkan pada firmanNya:"Artinya : Dan [ingatlah] ketika Isa Putra Maryam berkata:"Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab [yang turun] sebelumku,yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan [datangnya] seorang Rasul yang akan datang sesudahku,yang namanya Ahmad [Muhammad] 'Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti kebenaran,mereka berkata' Ini adalah sihir yang nyata". [Ash Shaff:6]Kalimat :” Maka tatkala ia datang kepada mereka,” siapakah gerangan orang ini Ia tidak lain adalah orang yang khabarnya telah disampaikan oleh Isa [Alaihi salam] ,yaitu Ahmad. Tatkala ia datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti kebenaran kerasulan, maka mereka menyambutnya dengan perkataan :"Ini adalah sihir yang nyata".Kami katakan tentang firman Allah :”Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti kebenaran” bahwa sesungguhnya tidak ada seorang rasul yang datang sesudah ‘Isa [Alaihi salam] selain Ahmad, yang merupakan lafadz tafdhil dari kata Muhammad. Akan tetapi, Allah telah memberikan ilham kepada ‘Isa untuk menyebut Muhammad dengan Ahmad sebab kata â€Å"Ahmad” adalah isim tafdhil dari kata-kata â€Å"alhamdu”, artinya orang yang banyak memuji Allah dan mahluk yang paling terpuji karena sifat-sifatnya yang sempurna. Jadi,beliau adalah orang yang paling banyak memuji Allah, sehingga digunakanlah lafazh Tafdhil untuk menyebut sifat orang yang paling banyak memuji dan memiliki sifat terpuji. Beliau adalah seorang manusia yang paling berhak diberi pujian karena â€Å"Ahmad” merupakan isim tafdhil dari kata hamid ataupun mahmud,artinya orang yang banyak memuji Allah dan banyak dipuji manusia.Saya [Syaikh Utsaimin] katakan bahwa setiap orang yang beranggapan bahwa didunia ini ada agama yang diterima oleh Allah diluar dari Agama Islam, maka ia telah kafir dan tidak perlu diragukan kekafirannya itu. Karena Allah telah menyatakan dalam firmanNya:"Artinya : Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima [agama itu] daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi".[Ali Imraan : 85]"Artinya : Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu,…[Al Maidah:3]Oleh karena itu, disini saya [Syaikh Utsaimin] ulangi untuk yang ke-3 kalinya bahwa penceramah seperti itu wajib bertobat kepada Allah dan menerangkan kepada semua manusia bahwa kaum Yahudi dan Nasrani adalah kaum kafir.Hal ini karena penjelasan telah sampai kepada mereka dan risalah kenabian Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam telah sampai kepada mereka pula, namun mereka kafir dan menolaknya.Kaum Yahudi telah dinyatakan sifatnya sebagai kaum yang dimurkai Allah karena mereka telah mengetahui kebenaran kerasulan Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam dan Al Qur’an tetapi mereka menentangnya. Kaum Nashrani disebutkan sifatnya sebagai kaum yang sesat karena menginginkan kebenaran,tetapi ternyata menyimpang dari kebenaran itu.Adapun sekarang, kedua kaum ini telah mengetahui kebenaran Muhammad sebagai rasul dan mengenalnya, tetapi mereka tetap menentangnya. Oleh sebab itu, kedua kaum ini berhak menjadi kaum yang dimurkai Allah. Saya [Saikh Utsaimin] serukan kepada kaum Yahudi dan Nasrani untuk beriman kepada Allah, semua RasulNya dan mengikuti Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam karena hal inilah yang diperintahkan kepada mereka didalam kitab-kitab mereka, sebagaimana firman Allah :"Artinya : Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia ini dan di akhirat; sesungguhnya kami kembali [bertobat] kepada Engkau. Allah berfirman : "Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami. [Yaitu] orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang [namanya] mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya [Al Qur'an], mereka itulah orang-orang yang beruntung" [Al-A'raf : 156 -157]"Artinya : Katakanlah :"Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua,yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi ; tidak ada Tuhan [yang berhak disembah] selain Dia,Yang menghidupkan dan mematikan,maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul Nya, Nabi yang umi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya [kitab-kitab-Nya] dan ikutilah dia,supaya kamu mendapat petunjuk". [Al A’raaf :158]Inilah yang menguatkan keterangan kami pada awal jawaban diatas. Masalah ini sedikit-pun tidak sulit dipahami.Wallahu Al Musta’an [Hanya kepada Allah tempat kita memohon pertolongan][Majmu’ Fataawa wa rasaail,juz 3 halaman 18-23][Disalin dari kitab Al Fatawaa Asy Syar’iyyah Fil Masaail Al ‘Ashriyyah Min Fatawaa Ulamaa’ Al Balaadil Haraami, edisi Indonesia Fatwa Kontenporer Ulama Besar Tanah Suci, Penyusun Khalid al Juraisy, Terbitan Media Hidayah]

Sumber : http://almanhaj.or.id/index.phpaction=more&article_id=1655&bagian=0


Artikel Mengkafirkan Kaum Yahudi Dan Nashrani 2/2 diambil dari http://www.asofwah.or.id
Mengkafirkan Kaum Yahudi Dan Nashrani 2/2.

Tidak ada komentar: