Selasa, 10 Juni 2008

Bermula Dari Pengkafiran, Akhirnya Peledakan 1/4

Kumpulan Artikel Islami

Bermula Dari Pengkafiran, Akhirnya Peledakan 1/4 Bermula Dari Pengkafiran, Akhirnya Peledakan 1/4

Kategori Al-Irhab = Terorisme

Jumat, 10 September 2004 23:27:19 WIBBERMULA DARI PENGKAFIRAN, AKHIRNYA PELEDAKANBAYAN HAI’AH KIBAR AL-ULAMA FI DZAMMI AL-GHULUWWI FI AT-TAKFIR [Penjelasan Lembaga Perkumpulan Ulama Besar Saudi Arabia Tentang Celaan Terhadap Sikap Ghuluw –ekstrim- Dalam Mengkafirkan Orang Lain]Markaz Al-Imam Al-Albani YordaniaSyaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Alhalabi Al-AtsariBagian Pertama dari Empat Tulisan [1/4]Pengantar.Takfir atau mengkafirkan orang lain tanpa bukti yang dibenarkan oleh syari’at merupakan sikap ekstrim, dan akan selalu memicu persoalan, yang ujung-ujungnya ialah tertumpahnya darah kaum muslimin secara semena-mena. Berawal dari takfir dan berakhir dengan tafjir [peledakan].Makalah berikut ini diterjemahkan dari sebuah booklet yang dikeluarkan oleh Markaz Al-Imam Al-Albani, Yordania, tentang Bayan Hai’ah Kibar Al-Ulama Fi Dzammi Al-Ghuluwi Fi At-Takfir [Penjelasan Lembaga Perkumpulan Ulama Besar Saudi Arabia Tentang Celaan Terhadap Sikap Ghuluw –ekstrim- Dalam Mengkafirkan Orang Lain].Lembaga ini diketahui oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz Rahimahullah. Kemudian penjelasan Lembaga tersebut disajikan ulang dan diberi catatan oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari. Selamat menyimak.Berikut ini adalah sebuah penjelasan ilmiah yang akurat. Di dalamnya terdapat kupasan yang jeli dan teliti. Mengukuhkan masalah yang teramat penting, bermanfaat bagi sekalian umat dan dapat menolak fitnah yang gelap gulita.[Atas dasar itu], saya memandang perlu dan penting untuk menyebar luaskannya, sebagai nasihat dan sebagai amanat. Hal itu disebabkan oleh dua alasan.PertamaKarena banyak orang yang tidak mengetahuinya dan tidak memahaminya. Sedangkan yang mengetahuinya, tidak mau menyebarluaskannya [1], dan enggan menunujukkannya –kecuali yang mendapat rahmat Allah-Kedua.[Juga] karena di dalam penjelasan itu terdapat [usaha telaah] untuk membongkar rahasia keadaan sebagian orang ghuluw yang ekstrim. Yaitu orang-orang yang karena kebodohannya telah membuat citra agama menjadi buruk, dan karena penyimpangannya telah merusak kaum muslimin secara umum.Padahal Islam –alhamdulillah- jauh lebih tinggi dan lebih agung. Islam lebih memberikan bimbingan dan petunjuk kepada kebenaran.Hanya kepada Allah aku memohon, agar Dia menjadikan penjelasan [2] ini bermanfaat bagi orang-orang pada umumnya, maupun secara khusus bagi orang-orang tertentu. Dia Allah Subhanahu wa Ta’ala yang berfirman.â€Å"Artinya : Takutlah kamu akan suatu fitnah yang tidak hanya menimpa orang-orang zhalim saja di antara kamu” [Al-Anfal : 25]Akhir do’a kami ialah, Alhamdulillahi Rabbil ‘AlaminSyaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Alhalabi Al-Atsari[Disalin dari Majalah As-Sunnah edisi 12/Tahun VII/1424H hal. 45-50]_________Foote Note.[1] Sebab banyak di antara persoalan itu yang bagi sebagian orang hanya persoalan ‘mana suka’. Jika sesuai dengan hawa nafsu disebar luaskan. Dan jika tidak sesuai, disembunyikan dan ditimbun. Fatwa-fatwa ulama yang tidak sesuai dengan hawa nafsu mereka, maka akan dikatakan bahwa ulama yang berfatwa itu tidak mengerti [bodoh terhadap] realitas, situasi dan kondisi atau dikatakan bahwa ulama itu terkontaminasi dengan pemikiran Murji’ah. Demi Allah, ini merupakan bencana besar.[2] Penjelasan ini termasuk penjelasan dan fatwa ilmiah dari Hai’ah Kibar Ulama yang paling akhir dibawah kepemimpinan Syaikh Abdul Azi bin Baz Rahimahullah. Penjelasan [fatwa] ini dikeluarkan kurang dari sembilan bulan sebelum beliau wafat. Dan penjelasan ini dimuat di majalah Al-Buhuts Al-Islamiyah, Edisi 56 Safar 1420H, langsung setelah beliau wafat.

Sumber : http://almanhaj.or.id/index.phpaction=more&article_id=1014&bagian=0


Artikel Bermula Dari Pengkafiran, Akhirnya Peledakan 1/4 diambil dari http://www.asofwah.or.id
Bermula Dari Pengkafiran, Akhirnya Peledakan 1/4.

Tidak ada komentar: